Senin, 18 Februari 2013

MOTTO


“Biarkan waktu berlalu dengan segala suka dukanya, lapangkan jiwa dalam menghadapi keputusan Tuhan. Janganlah bersedih karena kejadian yang menyakitkan, sebab segala peristiwa di dunia tidak ada yang kekal. Dan jadilah dirimu manusia yang kebal terhadap cobaan dan ancaman, namun sikap perilakumu tetap pemaaf dan setia“ (Imam Syafi’I (w: 204 H) )

Sabtu, 19 Januari 2013

Kisi-kisi UASBN PAI SD, SMP, SMA, SMK 2013
http://pendis.kemenag.go.id/kerangka/pais.htm

Rabu, 02 Januari 2013

Renungan

Tiada ketentraman bagimu kecuali dengan meninggalkan dirimu sendiri dan menghadap kepada Ku, karena adalah kewajibanmu untuk memuliakan atas namaku bukan atas namamu sendiri, letakkanlah kepercayaanmu pada diri Ku bukan pada dirimu sendiri , karena Aku Ingin agar aku dicintai di atas segala-galanya (Sabda Suci)

MEMAHAMI MAJNUN BILLAH


“Majnunun bil LLAH”. Bukan berarti meninggalkan amal syari’at. Syari’at dan ma’rifat adalah satu, seiring sejalan, bukan hal yang terpisah. Sesungguhnya yang hilang adalah ketergantungan dengan syari’at.
Misal: “ Perilaku berjalan di sebelah kiri, adalah aturan lalu lintas di Indonesia “. Ketika orang masih menghitung “bahwa ia berjalan di sebelah kiri adalah sebuah aturan dan ia melaksanakan itu karena aturan, maka berjalannya orang itu di sebelah kiri “ masih bergantung pada aturan (syari’at).
Namun bagi orang yang telah sampai pada hakekat (untuk contoh di atas) “ bahwa ia berjalan di sebelah kiri tanpa sadar dan bukan semata-mata melaksanakan aturan, bahkan ia lupa bahwa itu adalah aturan, namun senyatanya ia berjalan pada posisi yang tepat.Wallahu a'lam bi shawab.