Rabu, 02 Januari 2013

MEMAHAMI MAJNUN BILLAH


“Majnunun bil LLAH”. Bukan berarti meninggalkan amal syari’at. Syari’at dan ma’rifat adalah satu, seiring sejalan, bukan hal yang terpisah. Sesungguhnya yang hilang adalah ketergantungan dengan syari’at.
Misal: “ Perilaku berjalan di sebelah kiri, adalah aturan lalu lintas di Indonesia “. Ketika orang masih menghitung “bahwa ia berjalan di sebelah kiri adalah sebuah aturan dan ia melaksanakan itu karena aturan, maka berjalannya orang itu di sebelah kiri “ masih bergantung pada aturan (syari’at).
Namun bagi orang yang telah sampai pada hakekat (untuk contoh di atas) “ bahwa ia berjalan di sebelah kiri tanpa sadar dan bukan semata-mata melaksanakan aturan, bahkan ia lupa bahwa itu adalah aturan, namun senyatanya ia berjalan pada posisi yang tepat.Wallahu a'lam bi shawab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan lupa setelah baca, mohon di like. ok